JATUKHAM AMULET WITH 7

INI ADALAH JATUKAM AMULET

Ada yg mengatakan Jatukam sebenarnya adalah Raja dr kerajaan Sriwijaya (Diperkirakan Prabu Balaputradewa), yg dianggap titisan Shree Rama dr epos Ramayana (Rama-Shinta). Hal ini tertulis dlm Babat tanah jawa juga.

Menurut sejarawan, tua Nakhon Si Thammarat adalah sebagian Sriwijaya, kerajaan pantai yang memasukkan Sumatera, Semenanjung Malayu, Indocina daratan dan Borneo barat yang marak dari sekitar 500 sm sampai yang terlambat abad ke 11. Sejarah juga menyebutkan sekte Vajrayana Mahayana Buddhism berada di Sriwijaya, dan bodhisattva. disebutkan juga Raja Chandrabhanu, yang dikenal sebagai Pangpagan, adalah seorang prajurit yang berkulit hitam pada masa itu prajurit tersebut dengan gagah berani melawan kejahatan. Ini penyebab mengapa azimat Pangpagan dan Rahu (dewata hitam yang mengilhami teror) dimasukkan di kelompok jimat Jatukam itu. secara Klasik Jatukam digambarkan dan didudukkan, dengan kaki kanannya sedikit diangkat,dia memmilki ular yang berkepala tujuh.
Dapat dilihat, Pangpagan yang Hitam diperlihatkan duduk bersila dengan tangannya diangkat untuk menutupi matanya, dan diapit oleh ular. Lambang lain di atas jimat Jatukam termasuk matahari dan bulan.

Matahari dan bulan melambangkan siklus alam dan lambang 12 tahun tua Nakhon Si Thammarat’s menduduki 12 kota. Tidak ada satupun manusia yang setuju. Tetapi, sebenarnya Jatukam deity’s adalah Chandrabhanu bodhisattava.

Beberapa penduduk setempat percaya bahwa Jatukam adalah wali Maha That (sisa Lord Buddha) di Nakhon Si Thammarat’s Maha That Temple, membangun sekitar 854 CE.

Semementara Menurut kepercayaan kuno, Maha That adalah pusat keramat baik kota maupun alam semesta. Dua patung dewata, dengan nama mengukir di dasar mereka, berada di pintu masuk Maha pagoda itu.

Tao Katukam di sebelah barat pintu dan Tao Ramathep di sebelah timur pintu.

Sedangkan bagian depan Jatukam menghiasi puncak tiang kota baru. Beberapa penduduk asli Nakhon Si Thammarat mengatakan dewata Jatukam adalah Tao Katukam dan Tao Ramathep, mungkin pada masa itu kepercayaan orang di agama Hindu pada DEWA Brahma dan Vishnu. Tetapi untuk Jatukam sendiri.

Dalam pembuatan jatukam sejarah menjadi begitu penting untuk menarik minat orang pada jatukam. Dan setelah terbentu kemudian Jatukam tersebut di blessing
Sementara…Kebudayaan Thailand, Khususnya Spiritualismnya banyak mengadopsi dr India dan Chinese (khususnya Hinduisme, dan Buddhisme Tradisi Mahayana & Theravada), tetapi ada beberapa Thai Deities yg tdk termasuk dalam semua culture tsb, termasuk Dewa Jatukam.

Jatukam banyak terdapat di Thailand dan cari d Toko amulet.

Kalo yang palsu konon tidak di “BLESSING”…adanya asli dan palsu karena sempat banyak masyarakat di Thailand “demam Jatukham amulet”, sampe dipalsu segala. Akhirnya malah menjatuhkan citranya. sebenarnya yahk Sayang sekali. Tapi konon kalo yang dari “Vipassana” dipercaya keasliannya. Makanya yang mau memiliki jatukam sebagai cendra mata (kenang-kenangan)berupa Jatukham beli di toko yang benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s