ILMU ASMAK KURUNG

ALLAHUMMA INNI A’UDZUBIKA WABINUURI QAD SIKA WABARAKAATIKA THAHAARATIKA WA’ADZHAMATI JALAALIKA MIN KULLI THAARIQIN ILLAA THAARIQAN YATHRUQU BIKHAIR. ALLAAHUMMA ANTA GHIYAATII WABIKA AGHUUTSU WA ANTA ‘IYAADZII WABIKA A’UDZU WA ANTAMALAADZII WABIKA ALUUDZU YAA MANDZALLAT LAHURRIQAABUL JABAA BIRAATI  WA KHADHA’AT LAHU MAQAALIDUL FARAA ‘IYATI AJIZNII MIN HIZZABIKA WA ‘UQUUBATIKA WAHFIDZHNII FII LAILII WA NAHAARII WANAUMII WA QARAARIIN LAA ILAHA ILLAA ANTA TA’DZHIMAN LIWAJHIK WATAKARIIMAN LISUBHAATI ‘ARSYIKA FASHRIF ‘ANNII SYARRA ‘IBAADIKA WAJ’ALNII FII HIFDZHIKA WA ‘ADDA ‘ALAYYA BIKHAIRI YAA ARHAMARRAAHIMIIN.”

Tersebut diatas adalah Ilmu Asmak Kurung yang terkenal, faedahnya sangat banyak khususnya UNTUK PEMAGARAN/SIKER diri pribadi, rumah, toko, kantor, gedung, kebun. bahkan dapat juga diberdayakan untuk pemagaran gelanggang olah raga. misalnya BOLA KAKI.

Dalam pertandingan bola kaki siapa yang mampu menjebolkan gawang lawan/mencetak gol terbanyak maka dialah pemenangnya. Dan olah raga ini bermacam-macam; ada bola kaki pantai karena dilakukan ditepi pantai, bola kaki jaring karena diadakan di dalam gedung, dan ada lagi bola kaki bergengsi yang di adakan dilapangan terbuka yang lebih dikenal dengan lapangan sepak bola.

Khusus pemagaran tiang gol pada bola kaki caranya sebagai berikut:

Bacakan Ilmu Asmak Kurung sebanyak 313x pada masing -masing batu kerikil dan dibutuhkan dua buah batu kerikil, kemudian di letakkan depan tiang gawang yang dipagari ghaib kanan kiri.

Untuk Pemagaran ghaib kebun, toko, rumah, gudang, tempat usaha, kantor caranya sebagai berikut:

Baca Ilmu Asmak Kurung sebanyak 313x pada pasir  secukupnya kemudian pasir tersebut di taburkan pada sekeliling tempat yang akan di pagar gaib. kalau tempat yang dipagari terlalu lebar maka taburkan pada jalan masuk dan jalan keluar pada sudut persegi tempat yang akan dipagari.

Sebelum Ilmu Asmak Kurung diberdayakan seperti itu maka puasalah 3 hari dimulai hari selasa. Kemudian malam jum’atnya setelah berbuka puasa maka tidak boleh tidur semalam suntuk. Pagi hari kemudian syukuran dengan memakan ayam putih mulus yang telah di olah khusus (masak ingkung) dengan nasi kebulik (nasi yang diberi santan dan rasa bumbu juga garam). sebelum makan dibacakan Ilmu Asmak Kurung 313 x.