Doa Agar Memiliki Pribadi Yang Bersinar

PESAN ORANG BIJAK: Putuskanlah untuk berubah. Perasaan atau takut terhadap sesuatu yang tidak kita ketahui, akan menjadikan pembatas yang merugikan. Maka gantilah image tersebut dengan  tertarik kepada sesuatu hal yang belum kita ketahui serta bersemangat untuk menjadi pribadi yang baru.

Hiruk pikuk kehidupan dengan berbagai bentuk aktivitas yang terus bergulir tanpa henti sering melahirkan halangan dan tantangan yang mengantar seorang hamba kepada gundah gulana dan ketidaktenangan hati. Namun bagi seorang mukmin sejati, cahaya Al-Qur’ân dan Sunnah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa âlihi wa sallam adalah penerang jalan menuju kepada kehidupan indah yang senantiasa membuat dadanya lapang dan bercahaya.

Melepas identitas yang lama dan menggantinya dengan identitas yang baru, dimulai dengan mempercayai suatu hal yang tidak mungkin. Sebuah pribadi tidak mungkin ada tanpa menjalani sesuatu. Keajaiban berpihak kepada yang berani. Di dalam proses mengganti identitas dibutuhkan ketegasan, dan diikuti dengan kesegeraan untuk menjadi pribadi yang baru.

Hidup dengan dada yang lapang adalah suatu nikmat yang sangat berharga dan dambaan setiap insan. Renungilah besarnya nikmat ini.

Anda hanya bisa bersinar seterang sinar yang Anda ijinkan memasuki diri Anda. Biarkanlah sinar kebaikan masuk ke dalam hati dan menjadikan pikiran Anda bersinar. Ketahuilah bahwa rahasia dari sebuah perubahan adalah mengenal lebih banyak orang yang berpihak kepada kebaikan kita. Anda dan diri Anda bisa menjadi penyebab dan penghambat jika tidak pandai menyikapi keadaan.

“Berkata Musa: “Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku,”…” (QS. Thohâ :25) Banyak hal dalam tuntunan syari’at kita yang diterangkan sebagai tumpuan-tumpuan berpijak bagi seorang hamba agar senantiasa berhati lapang dan bercahaya. Berikut ini do’a khusus agar memiliki pribadi yang bercahaya:

“ALLAAHUMMA SHALLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA  MUHAMMAD NUURIDZ DZAATII WA SIRRIS SAARII FII SAA-IRIL ASMAA-I WASHSHIFATI WA ‘SLSA AALIHI WASHSHOHBIHI AJMA’IIN”